Hino Perbarui Sertifikat TKDN Sesuai Regulasi Terbaru Perkuat Industri Kendaraan Niaga Nasional.

Diposting oleh Nisa Hino pada 22 Sep 2026

Hino Perbarui Sertifikat TKDN Sesuai Regulasi Terbaru Perkuat Industri Kendaraan Niaga Nasional.
PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) menerima pembaruan Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai bentuk kepatuhan terhadap implementasi Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 35 Tahun 2025 tentang Tata Cara Perhitungan TKDN.

Sertifikat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pusat P3DN Kementerian Perindustrian, Kris Sasono Ngudi Wibowo, kepada Repelita Ginting, Plant Manager PT HMMI. Penyerahan tersebut disaksikan oleh Silvia Febridona, Manajer Proyek Sertifikasi TKDN PT Surveyor Indonesia, serta Mahardi Tunggul Wicaksono, B.Eng., M.Eng., Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP), Direktorat Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

TKDN Hino Perkuat Industri Kendaraan Niaga Nasional

Pembaruan sertifikat TKDN menegaskan komitmen Hino untuk meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perkembangan industri kendaraan niaga nasional.

Dengan menyesuaikan perhitungan TKDN berdasarkan regulasi terbaru, Hino terus mendukung pertumbuhan rantai pasok lokal, meningkatkan daya saing industri otomotif Indonesia, serta memperluas pemanfaatan produk dalam negeri.

Peningkatan kandungan lokal juga memberikan dampak terhadap industri komponen, tenaga kerja, serta berbagai sektor pendukung yang terlibat dalam ekosistem kendaraan niaga di Indonesia.

Lebih dari 651.995 Kendaraan Hino Diproduksi di Indonesia

Pencapaian TKDN tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang Hino dalam membangun industri otomotif nasional.

Sejak memulai kegiatan manufaktur di Indonesia sampai bulan Juli 2026, Hino telah memproduksi lebih dari 651.995 unit kendaraan niaga. Kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung berbagai sektor strategis, mulai dari logistik, transportasi publik, konstruksi, pertambangan, hingga perkebunan.

Hino juga menjadi satu-satunya pabrik manufaktur kendaraan bermotor di Indonesia yang memproduksi sasis bus besar untuk memenuhi kebutuhan transportasi massal di dalam negeri, bahkan untuk ekspor ke beberapa negara tujuan.

Pencapaian tersebut mempertegas peran manufaktur Hino dalam mendukung kemandirian industri kendaraan niaga nasional sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat melalui produk buatan Indonesia.

10 Model Hino Telah Memperbarui Sertifikat TKDN

Saat ini, dari 46 model kendaraan Hino yang diproduksi di Indonesia, sebanyak 31 model telah memiliki sertifikat TKDN.

Sebanyak 10 model di antaranya telah berhasil diperbarui sesuai ketentuan Permenperin No. 35 Tahun 2025 dengan nilai TKDN mencapai 71,75%. Sementara itu, model-model lainnya akan mengikuti proses pembaruan secara bertahap.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Hino untuk meningkatkan penggunaan komponen lokal dalam proses produksi kendaraan niaga.

Dampak TKDN bagi Industri Komponen Lokal

Semakin tinggi penggunaan komponen dalam negeri, semakin besar pula potensi manfaat yang dirasakan oleh industri pendukung. Pertumbuhan penggunaan komponen lokal dapat memperkuat rantai pasok serta membuka peluang bagi industri manufaktur dan tenaga kerja di Indonesia.

Repelita Ginting, Plant Manager HMMI, mengatakan bahwa pembaruan sertifikat TKDN merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Hino untuk meningkatkan kontribusinya terhadap industri manufaktur Indonesia.

"Semakin tinggi penggunaan komponen dalam negeri, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh industri pendukung, tenaga kerja lokal, dan ekosistem otomotif nasional. Pada akhirnya, pelanggan juga memperoleh produk yang diproduksi di Indonesia dengan standar kualitas global," ujar Repelita Ginting.

Pilihan Truk Hino untuk Berbagai Kebutuhan Bisnis

Sebagai produsen kendaraan niaga, Hino menghadirkan berbagai pilihan truk Hino untuk mendukung kebutuhan operasional pelanggan di berbagai sektor.

Jajaran kendaraan tersebut mencakup berbagai model yang disesuaikan dengan kebutuhan angkutan barang, distribusi, konstruksi, hingga aktivitas bisnis lainnya.

Hino Dutro dan Hino 300

Hino Dutro dan Hino 300 merupakan bagian dari pilihan kendaraan niaga Hino yang ditujukan untuk berbagai kebutuhan operasional bisnis.

Kendaraan pada segmen ini dapat digunakan untuk mendukung aktivitas distribusi dan pengangkutan barang dengan pilihan konfigurasi yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Hino Ranger dan Hino 500

Untuk kebutuhan angkutan dengan kapasitas dan karakteristik operasional yang berbeda, Hino Ranger dan Hino 500 menjadi bagian dari jajaran kendaraan niaga Hino.

Produk tersebut mendukung berbagai sektor usaha, termasuk konstruksi, pertambangan, logistik, perkebunan, dan distribusi.

Dengan beragam pilihan kendaraan, pelanggan dapat menyesuaikan jenis truk dengan kebutuhan bisnis dan karakteristik operasional masing-masing.

Info Hino dan Dealer Hino Mendukung Pelanggan

Bagi pelanggan yang membutuhkan info Hino mengenai produk, spesifikasi, layanan purna jual, maupun jaringan penjualan, informasi dapat diperoleh melalui jaringan dealer Hino yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Jaringan dealer menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kebutuhan pelanggan, termasuk konsultasi produk, layanan purna jual, perawatan kendaraan, dan kebutuhan operasional lainnya.

Ketersediaan jaringan layanan juga menjadi faktor penting bagi pengguna truk Hino yang mengandalkan kendaraan untuk kegiatan bisnis sehari-hari.

Nisa Hino dan Informasi Kendaraan Niaga Hino

Informasi mengenai kendaraan Hino juga dapat menjadi referensi bagi calon pelanggan yang sedang mencari kendaraan niaga untuk kebutuhan usaha. Berbagai informasi produk, termasuk yang berkaitan dengan Hino, dapat membantu pelanggan mengenal pilihan kendaraan dan layanan Hino di Indonesia.

Dalam memilih kendaraan niaga, pelanggan dapat mempertimbangkan kebutuhan angkutan, jenis muatan, rute operasional, kapasitas kendaraan, serta dukungan layanan purna jual.

Hino Dukung Program P3DN

Melalui pencapaian TKDN tersebut, Hino semakin siap mendukung implementasi Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif nasional.

Tingginya kandungan lokal tidak hanya mencerminkan kemampuan manufaktur Hino di Indonesia, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri komponen, penyerapan tenaga kerja, serta keberlanjutan rantai pasok nasional.

Bagi pelanggan, pencapaian TKDN menjadi bagian dari gambaran kemampuan produksi Hino di Indonesia yang memadukan standar kualitas global dengan kemampuan manufaktur dalam negeri.

Dengan dukungan pemasok lokal dan jaringan layanan yang terus berkembang, Hino berupaya menghadirkan kendaraan niaga yang dapat mendukung produktivitas dunia usaha sekaligus memberikan nilai tambah bagi perkembangan industri transportasi Indonesia.

Kesimpulan

Pembaruan sertifikat TKDN Hino pada 2026 menjadi bagian dari perjalanan Hino dalam memperkuat manufaktur kendaraan niaga di Indonesia. Dengan 31 model yang telah memiliki sertifikat TKDN dan 10 model yang telah diperbarui berdasarkan Permenperin No. 35 Tahun 2025, Hino terus meningkatkan pemanfaatan komponen dalam negeri.

Bagi masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan info Hino, pilihan truk Hino seperti Hino Dutro, Hino 300, Hino Ranger, dan Hino 500, serta informasi mengenai dealer Hino, jaringan layanan menjadi salah satu sumber informasi penting sebelum menentukan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan operasional.
Kembali ke Daftar Artikel